Tips Meredakan Nyeri Tumit

Plantar fasciitis adalah salah satu penyebab tersering nyeri tumit (dan juga telapak kaki). Kondisi ini bisa sebabkan nyeri yang mengganggu aktivitas. Sebelum itu terjadi, Anda mesti tahu apa saja Tips meredakan nyeri tumit. Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeon, dengan berjalan tumit menanggung 110% beban tubuh, bahkan mencapai 200% saat berlari. Bisa dibilang, tumit menopang keseluruhan berat badan tubuh.

Tips Meredakan Nyeri Tumit

Tips Meredakan Nyeri Tumit

Penyebab Nyeri Tumit 

Penyebab nyeri tumit plantar fasciitis cukup beragam. Secara medis, kondisi tersebut terjadi saat “serabut-serabut” di daerah tumit terlalu menegang.

“Dalam keadaan normal, plantar fasciitis bekerja seperti sebuah serabut-serabut penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring), menyangga lengkung dalam kaki. Tetapi jika tegangan pada serabut-serabut tersebut terlalu besar, maka dapat terjadi beberapa robekan kecil di serabut-serabut tersebut.

Bila ini terjadi berulang, maka plantar fascia akan teriritasi atau meradang,” jelas dr. Karin.

Biasanya, penyebab plantar fasciitis adalah:

  • Aktivitas fisik yang berlebihan.
  • Trauma pada tumit yang berulang.
  • Artritis atau peradangan sendi.
  • Diabetes.
  • Mekanik kaki yang abnormal. Lengkung telapak kaki yang datar atau terlalu melengkung, atau pola berjalan yang abnormal dapat mengakibatkan distribusi berat badan tidak seimbang diterima oleh kedua kaki, sehingga menyebabkan stres tambahan pada plantar fascia.
  • Sepatu yang tidak cocok. Misalnya sepatu yang solnya tipis, longgar, atau tidak ada dukungan untuk lengkung kaki atau tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan.

Tips Meredakan Nyeri Tumit

Memang tidak semua nyeri tumit disebabkan oleh plantar fasciitis. Namun bila tidak diatasi dengan baik, lama-lama bisa berakhir plantar fasciitis.

Dokter Karin mengatakan, kebanyakan kasus plantar fasciitis akan menghilang dengan sendirinya tanpa pembedahan atau pengobatan invasif lainnya.

“Namun, pada kasus-kasus tertentu tetap diperlukan pemberian obat golongan antiradang nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen, asam mefenamat, dan natrium diklofenak. Selain itu, bisa juga diberikan suntikan steroid pada tempat yang mengalami nyeri,” jelas dr. Karin.

Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan di rumah adalah:

  • Kurangi aktivitas untuk sementara waktu bila mengalami nyeri tumit.
  • Kompres tumit dengan air dingin saat terasa nyeri.
  • Lakukan fisioterapi mandiri secara rutin dengan menekuk pergelangan kaki dan jempol ke arah atas menggunakan satu tangan (toe stretches).
  • Jagalah berat badan agar tetap ideal.
  • Pilih alas kaki yang sesuai bentuk dan ukuran kaki.

“Selain itu, Anda dapat menggunakan sepatu yang ergonomis, merendam kaki dengan air hangat, serta istirahatkan kaki dengan mengurangi aktivitas yang mengharuskan Anda banyak berjalan atau berlari,” dr. Karin menyarankan.

Memang tidak nyeri tumit disebabkan oleh plantar fasciitis. Namun bila dibiarkan, lama-lama plantar fasciitis bisa terjadi. Lakukan cara-cara di atas tadi bila Anda mengalami nyeri tumit. Namun bila sudah seminggu nyeri tak kunjung membaik dan nyeri tumit disertai gejala lain seperti kesemutan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Tips Mudah Menurunkan Kadar Asam Urat

Kadar asam urat dalam darah yang tinggi dapat menimbulkan gejala peradangan pada sendi yang sering di sebut dengan gout arthritis. Ketika mengalami serangan akan menimbulkan nyeri pada sendi, khususnya pada ibu jari kaki. Itu sebabnya menurunkan kadar asam urat harus di upayakan. Di sini kami akan memberikan Tips Mudah Menurunkan Kadar Asam Urat.

Ketika mengalami keniakan kadar asam urat dokter yang menangani akan memberikan obat untuk mengatasinya. Selain itu, terdapat beberapa tips yang dapat diterapkan untuk membantu kadar asam urat dalam darah.

Cara Mengontrol Kadar Asam Urat Dalam Darah

Tips Mudah Menurunkan Kadar Asam Urat

Asam urat dalam darah dapat dikendalikan dengan konsumsi obat, namun keberhasilannya akan sangat dipengaruhi oleh pola hidup orang tersebut.

Baik dengan menjaga pola makan maupun perubahan pola hidup, menerapkan beberapa tips berikut dapat sangat membantu keberhasilan mengontrol asam urat.

Batasi konsumsi makanan tinggi purin

Kandungan purin dalam tubuh akan dipecah, sehingga memperoleh produk berupa asam urat di dalam darah. Ketika konsumsi makanan tinggi purin, akan sangat memengaruhi kadar asam urat dalam darah, sehingga terjadi peningkatan yang dapat menimbulkan gejala asam urat.

Oleh karena itu, sangatlah penting membatasi konsumsi makanan tinggi purin, seperti: Jeroan, termasuk hati, otak, paru dan usus
Makanan laut, termasuk ikan laut, kerang, udang dan kepiting
Daging, dan juga Minuman beralkohol, Minuman tinggi gula.

Tingkatkan konsumsi makanan rendah purin

Dengan meningkatkan konsumsi makanan rendah purin dapat membantu menjaga pola hidup sehat yang terhindar dari makanan tinggi purin.

Jenis diuretik yang dapat meningkatkan pengeluaran buang air kecil, seperti obat yang mengandung furosemid.
Obat yang menekan sistem imun tubuh, khususnya pada orang yang akan atau sudah melakukan transplantasi atau cangkok organ.
Aspirin dosis rendah.
Mengenai keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan obat tersebut sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Konsumsi kopi

Berdasarkan beberapa penelitian, ditemukan bahwa dengan konsumsi kopi dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Selain itu, kopi juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Obat Herbal Ricalinu 

Mengapa harus obat herbal ricalinu? karena obat herbal ini sangat efektif menurunkan kadar asam urat dan menyembuhkan penyakit asam urat. Ricalinu terbuat dari bahan herbal pilihan dan di proses dengan teknologi modren, sehingga sangat aman jika di konsumsi dalam jangka waktu yang lama.

Tips Mudah Menurunkan Kadar Asam Urat di atas dapat diterapkan untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Selain dengan konsumsi obat yang dapat mengontrol asam urat, menjaga pola makan dan pola hidup yang sehat dapat sangat membantu pengendalian tersebut.

Jika dengan konsumsi obat rutin dan menjaga gaya hidup sehat tidak dapat membantu menurunkan kadar asam urat, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter yang menangani. Sehingga, dapat memperoleh terapi yang tepat, dan Anda pun berhasil mengendalikan asam urat dalam darah.

Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Rasa nyeri pada lutut dapat disebabkan oleh berbagai hal, yang komponen sendinya terdiri atas tulang, tendon, meniskus, dan otot. Lutut nyeri sebenarnya tidak memandang umur dan bisa terjadi akibat cedera, atau penuaan. Penyebab lutut nyeri saat ditekuk bisa diakibatkan oleh adanya infeksi, robeknya komponen sendi lutut, maupun berlebihnya kadar dalam darah seperti asam urat. Terjadinya kondisi ini sangat menganggu aktivitas siapa pun yang mengalaminya.

Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Penyebab nyeri pada lutut
Satu kondisi yang kerap mengganggu adalah ketika lutut ditekuk. Rasa nyeri akan timbul dan mengganggu aktivitas penderitanya. Penyebab dari kondisi ini bisa berbagai hal, yaitu:

Bursitis
Bursitis terjadi ketika kondisi suatu kantung yang disebut bursa, mengandung sedikit cairan yang berada di bawah kulit Anda, tepatnya di atas sendi. Bursa mencegah adanya gesekan antar tulang ketika sendi sedang bergerak.

Jika terjadi penggunaan berlebih pada sendi, jatuh, maupun gerakan menekuk yang berulang, bisa terjadi iritasi pada bursa lutut. Kondisi ini juga sering disebut “preacher’s knee”.

Dislokasi lutut
Kondisi ini ditandai tempurung lutut bergeser ke lokasi yang tidak seharusnya, sehingga menyebabkan nyeri lutut dan bengkak. Dokter biasa menyebutnya dengan kondisi dislokasi patella.

Robeknya meniskus (tulang rawan)
Terkadang, cedera lutut menyebabkan tulang rawan robek. Nah, robekan yang besifat kasar pada ujungnya dapat tersangkut di sendi, sehingga menyebabkan lutut menjadi nyeri dan bengkak. Saat sendi lutut digerakkan, akan terasa ada yang menyangkut.

Osteoartritis
Tak asing lagi, osteoartritis sering kali menjadi penyebab nyeri lutut setelah usia 50 tahun. Kondisi ini menyebabkan sendi lutut bengkak dan terasa nyeri saat digunakan. Sendi yang terkena osteoartritis dapat menyebabkan kekakuan di pagi hari.

Tendinitis patella
Peradangan terjadi pada tendon yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang pada betis Anda. Tendon adalah jaringan yang kuat pada sendi, di mana jika Anda melakukan olahraga berlebihan, tendon akan meradang dan terasa nyeri.

Kondisi ini sering disebut jumper’s knee akibat lompatan berulang, yang sering kali menjadi sebab utama timbulnya peradangan tendon.

Meski penyebabnya beragam, Anda mungkin merasakan nyeri saat berbagai kondisi berikut:

Saat menekuk maupun meluruskan lutut (terutama saat turun tangga).
Ketika lutut bengkak.
Kesulitan menggerakkan lutut.
Sulit memberi beban tambahan pada lutut.
Lutut yang terasa “terkunci”.
Jika mengalami satu atau lebih dari beberapa gejala ini, Anda bisa menemui dokter ortopedi yang dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada lutut. Bila diperlukan, mungkin Anda membutuhkan rontgen, CT scan atau MRI untuk melihat kondisi sendi lebih jelasnya.

Penyebab Asam Urat Pada Usia Muda

Penyakit asam urat atau dikenal sebagai gout biasanya menyerang mereka yang sudah lanjut usia. Namun, saat ini asam urat juga banyak di temui pada generasi milenial yaitu mereka yang lahir pada kurun waktu 1981-1996. Lalu apa ya, Penyebab Asam Urat Pada Usia Muda?

Kaitan antara penyakit asam urat dan generasi milenial di buktikan lewat studi yang di lakukan oleh Luke Mintz, bahwa generasi milenial usia 20-30 tahun sekarang sudah banyak yang terkena penyakit gout. Studi lain di Inggris mengemukakan bahwa sejak tahun 2012 kasus, gout pada generasi milenial tercatat meningakat 30 persen.

Penyebab Asam Urat Pada Usia Muda

Penyebab Asam Urat Pada Usia Muda

Gejala dan penyebab umum penyakit asam urat
Penyakit gout merupakan suatu kondisi medis terjadinya gangguan metabolisme asam urat di dalam tubuh. Akibatnya, terjadi peningkatan kadar asam urat dalam tubuh, yang mana kristal asam urat yang menumpuk di jaringan tubuh akan menyebabkan inflamasi (peradangan) pada persendian (artritis). Gout yang kronis (terjadi dalam jangka panjang) dapat menyebabkan penumpukan asam urat tidak hanya pada persendian, tetapi juga membentuk batu ginjal.

Penyebab asam urat

Ada beberapa faktor risiko yang menjadi penyebab timbulnya penyakit asam urat, antara lain: Obesitas, tekanan darah tinggi, dan diabetes
Memiliki riwayat penderita asam urat (gout) dalam keluarga,
Gangguan ginjal,
Mengonsumsi makanan yang tinggi akan asam urat (purin) seperti daging merah dan makanan laut,
Mengonsumsi terlalu banyak minuman beralkohol.

Penyebab asam urat pada generasi milenial
Menurut beberapa studi, penyebab utama timbulnya penyakit asam urat adalah karena faktor genetik dan pola makan. Faktor genetik merupakan penyebab yang paling dominan pada generasi milenial. Oleh karena itu, jika salah satu atau kedua orang tua memiliki asam urat, maka risiko Anda juga terkena asam urat menjadi lebih tinggi ketimbang orang-orang yang dalam keluarganya tidak ada riwayat asam urat.

Banyak generasi milenial yang menganggap bahwa mereka tak bisa terkena asam urat karena usia yang masih muda. Itulah yang membuat mereka cenderung tidak memperhatikan pola makan.

Kebanyakan pola makan generasi milenial dipenuhi makanan tinggi purin, seperti seafood, daging merah, serta jeroan. Apalagi, biasanya konsumsi jenis makanan tersebut tidak diimbangi dengan asupan serat yang memadai. Padahal, serat berfungsi untuk melancarkan proses metabolisme tubuh.

Namun, bicara tentang asam urat, tak semua sayuran itu baik bagi penderita asam urat. Ada beberapa sayuran yang sebaiknya tidak dikonsumsi penderita asam urat karena bisa memicu penyakit kambuh. Misalnya asparagus, lentil, bayam, kembang kol, dan kacang-kacangan.

Pola makan tidak sehat juga bisa menyebabkan obesitas pada generasi milenial. Nah, mereka yang sudah mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, penumpukan kristal asam urat dalam tubuh jadi lebih mudah.

Cegah Nyeri Sendi Setelah Olahraga

Rasa nyeri pada sendi yang muncul setelah olahraga tentu mengganggu kenyamanan. Bahkan bisa menggangu aktivitas sehari-hari. Terkadang nyeri sendi yang muncul setelah olahraga menjadi alasan berhentinya seseorang berolahraga. Penyebab nyeri kemugkinan besar karena osteoartritis, bagaimana cegah nyeri sendi setelah olahraga?

Nyeri sendi atau osteoartritis biasanya lebih sering terjadi ketika Anda menginjak usia dimana terjadi penipisan tulang pada sendi. Selain itu juga dapat disebabkan karena trauma atau penggunaan sendi berlebihan.

Tapi meski terserang nyeri sendi bukan berarti Anda harus istirahat saja di tempat tidur dan memutuskan untuk tidak berolahraga. Sebab olahraga lebih efektif dalam mencegah nyeri sendi. Olahraga –seperti angkat beban– bisa membantu meningkatkan kekuatan otot, sehingga akan menjaga kekuatan sendi Anda.

Cegah Nyeri Sendi Setelah Olahraga

Cegah Nyeri Sendi Setelah Olahraga

Nyeri sendi juga bisa Anda cegah dengan melakukan peregangan (stretching) sebelum mulai berolahraga. Peregangan yang dapat Anda lakukan –misalnya; memutar sendi tangan dan memutar sendi bahu. Cara lain untuk mencegah nyeri sendi adalah dengan memulai olahraga yang ringan terlebih dahulu, baru perlahan meningkat.

Namun apabila Anda sudah terlanjur mengalami nyeri sendi, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan ice pack atau kompres es. Ini dapat menghilangkan nyeri secara cepat, asalkan Anda menempelkannya secara langsung pada daerah yang nyeri. Kemudian diikuti dengan pengaplikasian kompres panas pada daerah yang sama untuk meningkatkan aliran darah ke daerah tersebut.

Apabila nyeri masih belum hilang juga, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan antinyeri seperti Ricalinu Herbal, atau obat-obatan golongan NSAID seperti ibuprofen. Tapi ingat, jangan mengonsumsi obat-obatan ini dalam jangka waktu yang lama tanpa pengawasan dokter.

Sementara itu bahan alami seperti vitamin C juga dapat Anda konsumsi guna mencegah nyeri sendi setelah berolahraga. Studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi protein suplemen yang berasal dari binatang laut –seperti; ikan– bisa membantu mencegah nyeri sendi setelah olahraga.

Namun apabila Anda kerap merasakan nyeri sendi yang hebat, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk memastikan ada/tidaknya kelainan pada sendi Anda.

Makan Jeroan Menyebabkan Rematik

Jeroan kerap menjadi sahabat setia sepiring nasi hangat. Meski murah dan menggugah selera, ternyata makan jeroan  menyebabkan rematik!

Rematik merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi. Terdapat berbagai jenis rematik, salah satunya adalah gout artritis atau radang sendi. Kondisi ini dipicu oleh penumpukkan asam urat di dalam tubuh.

Dalam jumlah normal, asam urat sebenarnya tidak membawa dampak buruk bagi tubuh. Karena pada dasarnya, asam urat adalah zat yang berasal dari makanan dan proses metabolisme tubuh. Asam urat normal terdapat dalam darah, dan kelebihannya akan dibuang melalui air seni.

Namun, jika terdapat gangguan fungsi ginjal, pengeluaran asam urat berlebih dari dalam tubuh akan terganggu. Alhasil, terjadilah penumpukan asam urat dengan bentuk kristal di bagian tubuh tertentu, salah satunya sendi. Nah, penumpukan sejumlah kristal inilah yang kemudian menyebabkan peradangan.

Makan Jeroan Menyebabkan Rematik

Bagaimana dengan jeroan?

Makan Jeroan Menyebabkan Rematik

Jeroan seperti hati, usus, dan otak, adalah makanan yang mengandung tinggi purin. Seperti diketahui, makanan tinggi purin dapat menyebabkan lonjakan asam urat di dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Namun hal itu bukan berarti Anda dilarang makan jeroan sama sekali. Anda hanya perlu membatasinya. Karena jika jumlahnya berlebihan dan tidak dibarengi dengan pola hidup sehat, risiko rematik akan meningkat berlipat ganda.

Melihat hal di atas, sebaiknya kurangi porsi dan fruekuensi jeroan yang Anda konsumsi. Jangan lupa juga untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Dengan begini, risiko Anda terkena rematik akan semakin kecil, atau bahkan hilang sama sekali.

Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik?

Pasti Anda sering mendengar informasi yang mengatakan bahwa mandi malam bisa sebabkan rematik. Beberapa orang percaya hal itu sekadar kepercayaan yang belum teruji secara medis, tetapi bagaimana dengan Anda?

Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik?

Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik?

Faktanya, mandi malam tidak menyebabkan rematik. Meski demikian, mandi malam dapat memperberat keluhan nyeri rematik Anda. Artinya, bagi Anda yang sudah menderita rematik, sangat tidak dianjurkan untuk mandi malam. Apabila Anda memang ingin mandi, diutamakan untuk mandi dengan air hangat karena rasa dingin akan memperberat nyeri sendi.

Risiko seseorang terkena arthritis meningkat karena usia, sehingga usia memiliki pengaruh besar pada munculnya rematik. Hal ini disebabkan oleh menipisnya lapisan pelindung sendi serta menebalnya pelumas di atas usia 45 tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan rematik juga menyerang anak-anak, bahkan bayi.

Setidaknya, satu dari enam orang muda menderita rematik. Bahkan, salah satu jenis penyakit rematik, juvenile rheumatoid arthritis, banyak diderita oleh anak-anak.

Beberapa hal yang menjadi faktor risiko rheumatoid arthritis yaitu umur, obesitas, genetik, hormon, dan merokok.

Jadi, janganlah khawatir untuk mandi malam sepulang dari kantor atau kegiatan lainnya!

Manfaat Mandi Di Malam Hari 

1. Menghindari jerawat

Apabila Anda langsung membaringkan badan di tempat tidur dengan minyak dan keringat pada tubuh, hal itu bisa menyebabkan munculnya jerawat. Membersihkan seluruh bagian tubuh dengan sabun dapat membantu memerangi jerawat.

2. Mengatasi alergi musiman

Apabila Anda memiliki alergi musiman, seperti alergi terhadap serbuk sari, alergi kulit yang berasal dari pakaian, maka khasiat mandi malam hari yang bisa didapatkan adalah membantu menghilangkan residu pada tempat tidur. Residu yang terdapat di seprai dapat membuat gejala yang lebih buruk dan mengganggu kualitas tidur.

3. Meningkatkan Relaksasi

Mandi malam sehat karena aktivitas tersebut membantu Anda meredakan ketegangan dan kecemasan sekaligus meningkatkan relaksasi. Karena itulah, efek mandi malam ini dipercaya mengatasi masalah mental. Mandi malam dengan air hangat dapat membuat waktu tidur lebih panjang.

4. Menjaga kesehatan kulit

Hormon pertumbuhan mengatur perubahan pada kulit, sedangkan hormon seks memengaruhi ukuran kelenjar minyak pada tubuh. Kedua hormon tersebut memuncak pada malam hari, sehingga manfaat mandi malam yang bisa didapatkan adalah menghilangkan rangsangan eksternal dari permukaan kulit, dan menjaga keseimbangan hormon. Mandi malam pada akhirnya memberikan hormon terbaik bagi kulit untuk menjaga fungsinya tetap optimal.

5. Menghindari kuman di tempat tidur

Salah satu bagian tubuh yang banyak mengandung bakteri adalah kepala. Jika Anda tidur tanpa membilas rambut, hal itu bisa membuat bantal atau tempat tidur Anda terkontaminasi bakteri, sehingga membuat wajah Anda rentan mengalami jerawat.

6. Rutinitas pagi yang lebih baik

Mandi pagi hari pada dasarnya efektif membuat tubuh Anda lebih segar.

7. Meningkatkan waktu tidur

Manfaat mandi malam yang terakhir adalah meningkatkan kualitas tidur Anda.

Manfaat Brokoli Untuk Asam Urat

Penderita asam urat tentunya tahu bahwa harus berhati-hati dalam memilih makanan dan tidak boleh nekat mengkonsumsi makanan yang tinggi purin. Ada pula makanan yang harus dibatasi, artinya hanya boleh dimakan dalam jumlah sedikit dan dalam frekuensi yang jarang. Nah, salah satu makanan yang direkomendasikan untuk penderita asam urat adalah brokoli. Apa saja manfaat brokoli untuk asam urat?

Manfaat Brokoli Untuk Asam Urat

Penyakit asam urat, atau istilah medisnya adalah artritis gout adalah penyakit yang menyebabkan nyeri di persendian, yang bisa disertai kemerahan dan bengkak. Jika kambuh, tentu saja ini dapat mengganggu aktivitas. Asam urat adalah kondisi terjadinya penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan. Kristal asam urat yang berlebihan inilah yang akan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan inflamasi pada persendian.

Manfaat brokoli untuk asam urat

Dilansir dari Livestrong, brokoli diyakini baik untuk penderita asam urat. Brokoli diketahui kaya akan vitamin C, serta, serta sumber baik asam folat dan potasium. American Dietetic Association (ADA) mengklasifikasikan brokoli sebagai makanan fungsional karena kaya akan senyawa bioaktif seperti sulforaphane. Tak hanya itu, brokoli adalah tambahan yang baik untuk diet penderita asam urat karena kandungan purinnya rendah.

Menurut laporan “Gout” yang disusun oleh Drs. Grahame, Simmonds and Carey, brokoli dikategorikan memiliki kadar purin yang rendah, secara spesifik dikelompokkan dengan makanan yang mengandung 50-100 mg purin per 100 gram. Kandungan purin dikatakan tinggi jika memiliki 150-1.000 mg purin per 100 gram.

Penderita asam urat memang harus memperhatikan asupan makanannya. Salah-salah, jika yang dikonsumsi tinggi purin, asam urat bisa kambuh dan mengganggu produktivitas. Karena brokoli rendah purin dan kaya akan vitamin C, tambahkan sumber makanan tersebut ke piring makan Anda sehari-hari. Kombinasikan juga dengan diet yang disarankan untuk penderita asam urat yang disebutkan di atas. Tak hanya itu, taatlah pada pengobatan yang dianjurkan oleh dokter Anda supaya dampaknya bisa optimal.

Cara Mengatasi Pengapuran Sendi

Pengapuran sendi merupakan penyakit yang selama ini diketahui hanya menimpa orang tua saja. Namun kini tidak lagi demikian. Karena anak-anak ataupun usia dewasa juga bisa mengalaminya. Pengapuran sendi adalah suatu penyakit sendi degeneratif. Keluhan ini menyebabkan terjadinya peradangan yang bergejala nyeri, kekakuan, dan gejala tidak nyaman lainnya. (Cara Mengatasi Pengapuran Sendi Dengan Tepat ) ↓↓

Cara Mengatasi Pengapuran Sendi Dengan Tepat

Cara Mengatasi Pengapuran Sendi Dengan Tepat

Beberapa faktor risiko pengapuran sendi adalah kurangnya aktivitas fisik dan tidak tercukupinya kebutuhan mineral harian. Untuk mengatasinya, ada tiga bentuk terapi yang bisa dilakukan yaitu: terapi nonobat, terapi obat-obatan, dan terapi pembedahan.

Terapi non-obat

Bagi Anda yang mengalami pengapuran sendi, terapi awal yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan aktvitas fisik.

Jika Anda yang memiliki masalah dengan berat badan berlebih atau obesitas, mulailah berusaha untuk mengurangi berat badan dan mempertahankannya dalam porsi ideal. Ini akan sangat membantu mengurangi keluhan akibat pengapuran sendi.

Terapi obat-obatan

Jika terapi non-obat tidak dapat mengurangi keluhan akibat pengapuran sendi, Anda dapat menggunakan bantuan obat-obatan.

Beberapa jenis obat-obatan yang bisa dikonsumsi adalah parasetamol atau obat antinyeri. Ibuprofen juga bisa Anda jadikan pilihan. Namun dalam mengonsumsi obat-obatan tersebut, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar dapat mengetahui dosis yang tepat.

Terapi non-obat dan terapi obat-obatan dapat menjadi kombinasi yang baik untuk mengatasi keluhan. Keluhan yang berkurang, aktivitas tanpa gangguan nyeri yang nyata bisa menjadi tanda bahwa terapi berjalan lancar.

Namun untuk memastikan terapi berjalan sesuai rencana, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Terapi pembedahan

Terapi pembedahan untuk keluhan pengapuran bukan merupakan hal yang perlu ditakutkan. Kebutuhan akan terhindar dari nyeri bagi penderita pengapuran sendi sangat penting.

Obat-obatan, baik yang diminum ataupun disuntik dan sudah diberikan dalam dosis maksimal, menandakan perlunya terapi pembedahan.

Sebelum melakukan terapi ini, sebaiknya Anda jelaskan latar belakang penyakit kepada dokter yang menangani.

Dalam kondisi tertentu, mereka yang menderita pengapuran sendi perlu dukungan secara psikologis. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kualitas hidup penderita, dalam menghadapi penyakit yang erat kaitannya dengan rasa nyeri.

Sekarang tak perlu khawatir lagi bagi anda yang mengalami pengapuran sendi kini kami memiliki solusi yang sangat ampuh yaitu mengatasi pengapuran sendi secara herbal. Ricalinu Herbal adalah obat herbal yang sangat ampuh mengobati berbagai macam penyakit persendian selain itu aman di konsumsi jangka panjang karena terbuat dari bahan herbal pilihan di proses dengan teknologi modern.

4 Kebiasaan Penyebab Nyeri Otot

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari merugikan kesehatan. Salah satu keluhan yang sering diakibatkan oleh kebiasaan ini adalah nyeri otot, terutama di punggung. Berikut adalah 4 kebiasaan penyebab nyeri otot, yang mencetuskan keluhan nyeri otot:

4 Kebiasaan Penyebab Nyeri Otot

4 Kebiasaan Penyebab Nyeri Otot

Jarang olahraga
Menurut pakar, tidak berolahraga secara rutin dapat mengakibatkan otot yang kaku, dan postur tubuh yang buruk. Hal ini kerap berujung pada keluhan nyeri otot yang berkepanjangan.

Jika Anda ingin terhindar dari keluhan nyeri otot, lakukanlah olahraga pilates. Olahraga jenis ini bermanfaat mengurangi keluhan nyeri otot.

Salah posisi saat mengangkat beban
Ini adalah kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan tanpa sadar oleh banyak orang. Saat mengangkat beban, terutama beban yang berat, hindari membungkukkan tubuh dan mengangkat dengan mengandalkan sendi pinggul atau tulang punggung.

Sebaliknya, berjongkoklah dan dekatkan beban ke arah tubuh, lalu gunakan kekuatan otot kaki untuk mengangkat beban bersama tubuh Anda. Jaga punggung tetap lurus dan hindari memutar tubuh saat mengangkat beban

Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan atau obesitas memang sedikit melenceng dari konteks kebiasaan. Namun perlu diperhatikan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk.

Saat Anda memiliki berat badan berlebih, maka titik pusat gravitasi di tubuh akan tergeser ke depan. Dengan ini, otot-otot terutama otot punggung akan memiliki tekanan ekstra, dimana ini meningkatkan risiko Anda terkena nyeri otot.

Kurang kalsium dan vitamin D
Kalsium dan vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang yang kuat. Ini berarti Anda juga turut mencegah kejadian nyeri otot.

Jika asupan kalsium dan vitamin D tidak cukup didapatkan dari pola makan harian, Anda dapat mengonsumsi suplemen.

Mengubah kebiasaan memang bukan perkara mudah. Tapi dengan niat, usaha dan komitmen yang kuat, Anda tentu dapat melakukannya. Ingatlah bahwa segala perubahan baik yang dilakukan akan mencegah diri Anda dari nyeri otot atau penyakit berbahaya lainnya. Jika anda mengalami nyeri otot berkepenjangan kami mempunyai solusi mengatasi nyeri otot secara herbal, yaitu dengan RICALINU HERBAL. Kenapa harus Ricalinu Herbal? karena obat herbal ini sudah terbukti ampuh dan aman di konsumsi jangka panjang.