Tips Meredakan Nyeri Tumit

Plantar fasciitis adalah salah satu penyebab tersering nyeri tumit (dan juga telapak kaki). Kondisi ini bisa sebabkan nyeri yang mengganggu aktivitas. Sebelum itu terjadi, Anda mesti tahu apa saja Tips meredakan nyeri tumit. Menurut jurnal American Academy of Orthopaedic Surgeon, dengan berjalan tumit menanggung 110% beban tubuh, bahkan mencapai 200% saat berlari. Bisa dibilang, tumit menopang keseluruhan berat badan tubuh.

Tips Meredakan Nyeri Tumit

Tips Meredakan Nyeri Tumit

Penyebab Nyeri Tumit 

Penyebab nyeri tumit plantar fasciitis cukup beragam. Secara medis, kondisi tersebut terjadi saat “serabut-serabut” di daerah tumit terlalu menegang.

“Dalam keadaan normal, plantar fasciitis bekerja seperti sebuah serabut-serabut penyerap kejutan (shock-absorbing bowstring), menyangga lengkung dalam kaki. Tetapi jika tegangan pada serabut-serabut tersebut terlalu besar, maka dapat terjadi beberapa robekan kecil di serabut-serabut tersebut.

Bila ini terjadi berulang, maka plantar fascia akan teriritasi atau meradang,” jelas dr. Karin.

Biasanya, penyebab plantar fasciitis adalah:

  • Aktivitas fisik yang berlebihan.
  • Trauma pada tumit yang berulang.
  • Artritis atau peradangan sendi.
  • Diabetes.
  • Mekanik kaki yang abnormal. Lengkung telapak kaki yang datar atau terlalu melengkung, atau pola berjalan yang abnormal dapat mengakibatkan distribusi berat badan tidak seimbang diterima oleh kedua kaki, sehingga menyebabkan stres tambahan pada plantar fascia.
  • Sepatu yang tidak cocok. Misalnya sepatu yang solnya tipis, longgar, atau tidak ada dukungan untuk lengkung kaki atau tidak ada kemampuan untuk menyerap hentakan.

Tips Meredakan Nyeri Tumit

Memang tidak semua nyeri tumit disebabkan oleh plantar fasciitis. Namun bila tidak diatasi dengan baik, lama-lama bisa berakhir plantar fasciitis.

Dokter Karin mengatakan, kebanyakan kasus plantar fasciitis akan menghilang dengan sendirinya tanpa pembedahan atau pengobatan invasif lainnya.

“Namun, pada kasus-kasus tertentu tetap diperlukan pemberian obat golongan antiradang nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen, asam mefenamat, dan natrium diklofenak. Selain itu, bisa juga diberikan suntikan steroid pada tempat yang mengalami nyeri,” jelas dr. Karin.

Selain itu, cara lain yang bisa dilakukan di rumah adalah:

  • Kurangi aktivitas untuk sementara waktu bila mengalami nyeri tumit.
  • Kompres tumit dengan air dingin saat terasa nyeri.
  • Lakukan fisioterapi mandiri secara rutin dengan menekuk pergelangan kaki dan jempol ke arah atas menggunakan satu tangan (toe stretches).
  • Jagalah berat badan agar tetap ideal.
  • Pilih alas kaki yang sesuai bentuk dan ukuran kaki.

“Selain itu, Anda dapat menggunakan sepatu yang ergonomis, merendam kaki dengan air hangat, serta istirahatkan kaki dengan mengurangi aktivitas yang mengharuskan Anda banyak berjalan atau berlari,” dr. Karin menyarankan.

Memang tidak nyeri tumit disebabkan oleh plantar fasciitis. Namun bila dibiarkan, lama-lama plantar fasciitis bisa terjadi. Lakukan cara-cara di atas tadi bila Anda mengalami nyeri tumit. Namun bila sudah seminggu nyeri tak kunjung membaik dan nyeri tumit disertai gejala lain seperti kesemutan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *