Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Rasa nyeri pada lutut dapat disebabkan oleh berbagai hal, yang komponen sendinya terdiri atas tulang, tendon, meniskus, dan otot. Lutut nyeri sebenarnya tidak memandang umur dan bisa terjadi akibat cedera, atau penuaan. Penyebab lutut nyeri saat ditekuk bisa diakibatkan oleh adanya infeksi, robeknya komponen sendi lutut, maupun berlebihnya kadar dalam darah seperti asam urat. Terjadinya kondisi ini sangat menganggu aktivitas siapa pun yang mengalaminya.

Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Penyebab Lutut Nyeri Saat Ditekuk

Penyebab nyeri pada lutut
Satu kondisi yang kerap mengganggu adalah ketika lutut ditekuk. Rasa nyeri akan timbul dan mengganggu aktivitas penderitanya. Penyebab dari kondisi ini bisa berbagai hal, yaitu:

Bursitis
Bursitis terjadi ketika kondisi suatu kantung yang disebut bursa, mengandung sedikit cairan yang berada di bawah kulit Anda, tepatnya di atas sendi. Bursa mencegah adanya gesekan antar tulang ketika sendi sedang bergerak.

Jika terjadi penggunaan berlebih pada sendi, jatuh, maupun gerakan menekuk yang berulang, bisa terjadi iritasi pada bursa lutut. Kondisi ini juga sering disebut “preacher’s knee”.

Dislokasi lutut
Kondisi ini ditandai tempurung lutut bergeser ke lokasi yang tidak seharusnya, sehingga menyebabkan nyeri lutut dan bengkak. Dokter biasa menyebutnya dengan kondisi dislokasi patella.

Robeknya meniskus (tulang rawan)
Terkadang, cedera lutut menyebabkan tulang rawan robek. Nah, robekan yang besifat kasar pada ujungnya dapat tersangkut di sendi, sehingga menyebabkan lutut menjadi nyeri dan bengkak. Saat sendi lutut digerakkan, akan terasa ada yang menyangkut.

Osteoartritis
Tak asing lagi, osteoartritis sering kali menjadi penyebab nyeri lutut setelah usia 50 tahun. Kondisi ini menyebabkan sendi lutut bengkak dan terasa nyeri saat digunakan. Sendi yang terkena osteoartritis dapat menyebabkan kekakuan di pagi hari.

Tendinitis patella
Peradangan terjadi pada tendon yang menghubungkan tempurung lutut dengan tulang pada betis Anda. Tendon adalah jaringan yang kuat pada sendi, di mana jika Anda melakukan olahraga berlebihan, tendon akan meradang dan terasa nyeri.

Kondisi ini sering disebut jumper’s knee akibat lompatan berulang, yang sering kali menjadi sebab utama timbulnya peradangan tendon.

Meski penyebabnya beragam, Anda mungkin merasakan nyeri saat berbagai kondisi berikut:

Saat menekuk maupun meluruskan lutut (terutama saat turun tangga).
Ketika lutut bengkak.
Kesulitan menggerakkan lutut.
Sulit memberi beban tambahan pada lutut.
Lutut yang terasa “terkunci”.
Jika mengalami satu atau lebih dari beberapa gejala ini, Anda bisa menemui dokter ortopedi yang dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada lutut. Bila diperlukan, mungkin Anda membutuhkan rontgen, CT scan atau MRI untuk melihat kondisi sendi lebih jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *