Cegah Nyeri Sendi Setelah Olahraga

Rasa nyeri pada sendi yang muncul setelah olahraga tentu mengganggu kenyamanan. Bahkan bisa menggangu aktivitas sehari-hari. Terkadang nyeri sendi yang muncul setelah olahraga menjadi alasan berhentinya seseorang berolahraga. Penyebab nyeri kemugkinan besar karena osteoartritis, bagaimana cegah nyeri sendi setelah olahraga?

Nyeri sendi atau osteoartritis biasanya lebih sering terjadi ketika Anda menginjak usia dimana terjadi penipisan tulang pada sendi. Selain itu juga dapat disebabkan karena trauma atau penggunaan sendi berlebihan.

Tapi meski terserang nyeri sendi bukan berarti Anda harus istirahat saja di tempat tidur dan memutuskan untuk tidak berolahraga. Sebab olahraga lebih efektif dalam mencegah nyeri sendi. Olahraga –seperti angkat beban– bisa membantu meningkatkan kekuatan otot, sehingga akan menjaga kekuatan sendi Anda.

Cegah Nyeri Sendi Setelah Olahraga

Cegah Nyeri Sendi Setelah Olahraga

Nyeri sendi juga bisa Anda cegah dengan melakukan peregangan (stretching) sebelum mulai berolahraga. Peregangan yang dapat Anda lakukan –misalnya; memutar sendi tangan dan memutar sendi bahu. Cara lain untuk mencegah nyeri sendi adalah dengan memulai olahraga yang ringan terlebih dahulu, baru perlahan meningkat.

Namun apabila Anda sudah terlanjur mengalami nyeri sendi, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan ice pack atau kompres es. Ini dapat menghilangkan nyeri secara cepat, asalkan Anda menempelkannya secara langsung pada daerah yang nyeri. Kemudian diikuti dengan pengaplikasian kompres panas pada daerah yang sama untuk meningkatkan aliran darah ke daerah tersebut.

Apabila nyeri masih belum hilang juga, Anda bisa mengonsumsi obat-obatan antinyeri seperti Ricalinu Herbal, atau obat-obatan golongan NSAID seperti ibuprofen. Tapi ingat, jangan mengonsumsi obat-obatan ini dalam jangka waktu yang lama tanpa pengawasan dokter.

Sementara itu bahan alami seperti vitamin C juga dapat Anda konsumsi guna mencegah nyeri sendi setelah berolahraga. Studi juga menunjukkan bahwa mengonsumsi protein suplemen yang berasal dari binatang laut –seperti; ikan– bisa membantu mencegah nyeri sendi setelah olahraga.

Namun apabila Anda kerap merasakan nyeri sendi yang hebat, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk memastikan ada/tidaknya kelainan pada sendi Anda.

Makan Jeroan Menyebabkan Rematik

Jeroan kerap menjadi sahabat setia sepiring nasi hangat. Meski murah dan menggugah selera, ternyata makan jeroan  menyebabkan rematik!

Rematik merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada sendi. Terdapat berbagai jenis rematik, salah satunya adalah gout artritis atau radang sendi. Kondisi ini dipicu oleh penumpukkan asam urat di dalam tubuh.

Dalam jumlah normal, asam urat sebenarnya tidak membawa dampak buruk bagi tubuh. Karena pada dasarnya, asam urat adalah zat yang berasal dari makanan dan proses metabolisme tubuh. Asam urat normal terdapat dalam darah, dan kelebihannya akan dibuang melalui air seni.

Namun, jika terdapat gangguan fungsi ginjal, pengeluaran asam urat berlebih dari dalam tubuh akan terganggu. Alhasil, terjadilah penumpukan asam urat dengan bentuk kristal di bagian tubuh tertentu, salah satunya sendi. Nah, penumpukan sejumlah kristal inilah yang kemudian menyebabkan peradangan.

Makan Jeroan Menyebabkan Rematik

Bagaimana dengan jeroan?

Makan Jeroan Menyebabkan Rematik

Jeroan seperti hati, usus, dan otak, adalah makanan yang mengandung tinggi purin. Seperti diketahui, makanan tinggi purin dapat menyebabkan lonjakan asam urat di dalam tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Namun hal itu bukan berarti Anda dilarang makan jeroan sama sekali. Anda hanya perlu membatasinya. Karena jika jumlahnya berlebihan dan tidak dibarengi dengan pola hidup sehat, risiko rematik akan meningkat berlipat ganda.

Melihat hal di atas, sebaiknya kurangi porsi dan fruekuensi jeroan yang Anda konsumsi. Jangan lupa juga untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, berolahraga rutin dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Dengan begini, risiko Anda terkena rematik akan semakin kecil, atau bahkan hilang sama sekali.

Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik?

Pasti Anda sering mendengar informasi yang mengatakan bahwa mandi malam bisa sebabkan rematik. Beberapa orang percaya hal itu sekadar kepercayaan yang belum teruji secara medis, tetapi bagaimana dengan Anda?

Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik?

Mandi Malam Bisa Sebabkan Rematik?

Faktanya, mandi malam tidak menyebabkan rematik. Meski demikian, mandi malam dapat memperberat keluhan nyeri rematik Anda. Artinya, bagi Anda yang sudah menderita rematik, sangat tidak dianjurkan untuk mandi malam. Apabila Anda memang ingin mandi, diutamakan untuk mandi dengan air hangat karena rasa dingin akan memperberat nyeri sendi.

Risiko seseorang terkena arthritis meningkat karena usia, sehingga usia memiliki pengaruh besar pada munculnya rematik. Hal ini disebabkan oleh menipisnya lapisan pelindung sendi serta menebalnya pelumas di atas usia 45 tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan rematik juga menyerang anak-anak, bahkan bayi.

Setidaknya, satu dari enam orang muda menderita rematik. Bahkan, salah satu jenis penyakit rematik, juvenile rheumatoid arthritis, banyak diderita oleh anak-anak.

Beberapa hal yang menjadi faktor risiko rheumatoid arthritis yaitu umur, obesitas, genetik, hormon, dan merokok.

Jadi, janganlah khawatir untuk mandi malam sepulang dari kantor atau kegiatan lainnya!

Manfaat Mandi Di Malam Hari 

1. Menghindari jerawat

Apabila Anda langsung membaringkan badan di tempat tidur dengan minyak dan keringat pada tubuh, hal itu bisa menyebabkan munculnya jerawat. Membersihkan seluruh bagian tubuh dengan sabun dapat membantu memerangi jerawat.

2. Mengatasi alergi musiman

Apabila Anda memiliki alergi musiman, seperti alergi terhadap serbuk sari, alergi kulit yang berasal dari pakaian, maka khasiat mandi malam hari yang bisa didapatkan adalah membantu menghilangkan residu pada tempat tidur. Residu yang terdapat di seprai dapat membuat gejala yang lebih buruk dan mengganggu kualitas tidur.

3. Meningkatkan Relaksasi

Mandi malam sehat karena aktivitas tersebut membantu Anda meredakan ketegangan dan kecemasan sekaligus meningkatkan relaksasi. Karena itulah, efek mandi malam ini dipercaya mengatasi masalah mental. Mandi malam dengan air hangat dapat membuat waktu tidur lebih panjang.

4. Menjaga kesehatan kulit

Hormon pertumbuhan mengatur perubahan pada kulit, sedangkan hormon seks memengaruhi ukuran kelenjar minyak pada tubuh. Kedua hormon tersebut memuncak pada malam hari, sehingga manfaat mandi malam yang bisa didapatkan adalah menghilangkan rangsangan eksternal dari permukaan kulit, dan menjaga keseimbangan hormon. Mandi malam pada akhirnya memberikan hormon terbaik bagi kulit untuk menjaga fungsinya tetap optimal.

5. Menghindari kuman di tempat tidur

Salah satu bagian tubuh yang banyak mengandung bakteri adalah kepala. Jika Anda tidur tanpa membilas rambut, hal itu bisa membuat bantal atau tempat tidur Anda terkontaminasi bakteri, sehingga membuat wajah Anda rentan mengalami jerawat.

6. Rutinitas pagi yang lebih baik

Mandi pagi hari pada dasarnya efektif membuat tubuh Anda lebih segar.

7. Meningkatkan waktu tidur

Manfaat mandi malam yang terakhir adalah meningkatkan kualitas tidur Anda.

Manfaat Brokoli Untuk Asam Urat

Penderita asam urat tentunya tahu bahwa harus berhati-hati dalam memilih makanan dan tidak boleh nekat mengkonsumsi makanan yang tinggi purin. Ada pula makanan yang harus dibatasi, artinya hanya boleh dimakan dalam jumlah sedikit dan dalam frekuensi yang jarang. Nah, salah satu makanan yang direkomendasikan untuk penderita asam urat adalah brokoli. Apa saja manfaat brokoli untuk asam urat?

Manfaat Brokoli Untuk Asam Urat

Penyakit asam urat, atau istilah medisnya adalah artritis gout adalah penyakit yang menyebabkan nyeri di persendian, yang bisa disertai kemerahan dan bengkak. Jika kambuh, tentu saja ini dapat mengganggu aktivitas. Asam urat adalah kondisi terjadinya penumpukan kristal monosodium urat pada sendi dan jaringan. Kristal asam urat yang berlebihan inilah yang akan menumpuk di jaringan tubuh dan menyebabkan inflamasi pada persendian.

Manfaat brokoli untuk asam urat

Dilansir dari Livestrong, brokoli diyakini baik untuk penderita asam urat. Brokoli diketahui kaya akan vitamin C, serta, serta sumber baik asam folat dan potasium. American Dietetic Association (ADA) mengklasifikasikan brokoli sebagai makanan fungsional karena kaya akan senyawa bioaktif seperti sulforaphane. Tak hanya itu, brokoli adalah tambahan yang baik untuk diet penderita asam urat karena kandungan purinnya rendah.

Menurut laporan “Gout” yang disusun oleh Drs. Grahame, Simmonds and Carey, brokoli dikategorikan memiliki kadar purin yang rendah, secara spesifik dikelompokkan dengan makanan yang mengandung 50-100 mg purin per 100 gram. Kandungan purin dikatakan tinggi jika memiliki 150-1.000 mg purin per 100 gram.

Penderita asam urat memang harus memperhatikan asupan makanannya. Salah-salah, jika yang dikonsumsi tinggi purin, asam urat bisa kambuh dan mengganggu produktivitas. Karena brokoli rendah purin dan kaya akan vitamin C, tambahkan sumber makanan tersebut ke piring makan Anda sehari-hari. Kombinasikan juga dengan diet yang disarankan untuk penderita asam urat yang disebutkan di atas. Tak hanya itu, taatlah pada pengobatan yang dianjurkan oleh dokter Anda supaya dampaknya bisa optimal.

Cara Mengatasi Pengapuran Sendi

Pengapuran sendi merupakan penyakit yang selama ini diketahui hanya menimpa orang tua saja. Namun kini tidak lagi demikian. Karena anak-anak ataupun usia dewasa juga bisa mengalaminya. Pengapuran sendi adalah suatu penyakit sendi degeneratif. Keluhan ini menyebabkan terjadinya peradangan yang bergejala nyeri, kekakuan, dan gejala tidak nyaman lainnya. (Cara Mengatasi Pengapuran Sendi Dengan Tepat ) ↓↓

Cara Mengatasi Pengapuran Sendi Dengan Tepat

Cara Mengatasi Pengapuran Sendi Dengan Tepat

Beberapa faktor risiko pengapuran sendi adalah kurangnya aktivitas fisik, dan tidak tercukupinya kebutuhan mineral harian. Untuk mengatasinya, ada tiga bentuk terapi yang bisa dilakukan –yaitu: terapi nonobat, terapi obat-obatan, dan terapi pembedahan.

Terapi non-obat

Bagi Anda yang mengalami pengapuran sendi, terapi awal yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan aktvitas fisik.

Jika Anda yang memiliki masalah dengan berat badan berlebih atau obesitas, mulailah berusaha untuk mengurangi berat badan dan mempertahankannya dalam porsi ideal. Ini akan sangat membantu mengurangi keluhan akibat pengapuran sendi.

Terapi obat-obatan

Jika terapi non-obat tidak dapat mengurangi keluhan akibat pengapuran sendi, Anda dapat menggunakan bantuan obat-obatan.

Beberapa jenis obat-obatan yang bisa dikonsumsi adalah parasetamol atau obat antinyeri. Ibuprofen juga bisa Anda jadikan pilihan. Namun dalam mengonsumsi obat-obatan tersebut, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar dapat mengetahui dosis yang tepat.

Terapi non-obat dan terapi obat-obatan dapat menjadi kombinasi yang baik untuk mengatasi keluhan. Keluhan yang berkurang, aktivitas tanpa gangguan nyeri yang nyata bisa menjadi tanda bahwa terapi berjalan lancar.

Namun untuk memastikan terapi berjalan sesuai rencana, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Terapi pembedahan

Terapi pembedahan untuk keluhan pengapuran bukan merupakan hal yang perlu ditakutkan. Kebutuhan akan terhindar dari nyeri bagi penderita pengapuran sendi sangat penting.

Obat-obatan, baik yang diminum ataupun disuntik dan sudah diberikan dalam dosis maksimal, menandakan perlunya terapi pembedahan.

Sebelum melakukan terapi ini, sebaiknya Anda jelaskan latar belakang penyakit kepada dokter yang menangani.

Dalam kondisi tertentu, mereka yang menderita pengapuran sendi perlu dukungan secara psikologis. Ini sangat berguna untuk meningkatkan kualitas hidup penderita, dalam menghadapi penyakit yang erat kaitannya dengan rasa nyeri.

Sekarang tak perlu khawatir lagi bagi anda yang mengalami pengapuran sendi kini kami memiliki solusi yang sangat ampuh yaitu mengatasi pengapuran sendi secara herbal. Ricalinu Herbal adalah obat herbal yang sangat ampuh mengobati berbagai macam penyakit persendian selain itu aman di konsumsi jangka panjang karena terbuat dari bahan herbal pilihan di proses dengan teknologi modern.

4 Kebiasaan Penyebab Nyeri Otot

Banyak kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari merugikan kesehatan. Salah satu keluhan yang sering diakibatkan oleh kebiasaan ini adalah nyeri otot, terutama di punggung. Berikut adalah 4 kebiasaan penyebab nyeri otot, yang mencetuskan keluhan nyeri otot:

4 Kebiasaan Penyebab Nyeri Otot

4 Kebiasaan Penyebab Nyeri Otot

Jarang olahraga
Menurut pakar, tidak berolahraga secara rutin dapat mengakibatkan otot yang kaku, dan postur tubuh yang buruk. Hal ini kerap berujung pada keluhan nyeri otot yang berkepanjangan.

Jika Anda ingin terhindar dari keluhan nyeri otot, lakukanlah olahraga pilates. Olahraga jenis ini bermanfaat mengurangi keluhan nyeri otot.

Salah posisi saat mengangkat beban
Ini adalah kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan tanpa sadar oleh banyak orang. Saat mengangkat beban, terutama beban yang berat, hindari membungkukkan tubuh dan mengangkat dengan mengandalkan sendi pinggul atau tulang punggung.

Sebaliknya, berjongkoklah dan dekatkan beban ke arah tubuh, lalu gunakan kekuatan otot kaki untuk mengangkat beban bersama tubuh Anda. Jaga punggung tetap lurus dan hindari memutar tubuh saat mengangkat beban

Kelebihan berat badan
Kelebihan berat badan atau obesitas memang sedikit melenceng dari konteks kebiasaan. Namun perlu diperhatikan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kebiasaan makan yang buruk.

Saat Anda memiliki berat badan berlebih, maka titik pusat gravitasi di tubuh akan tergeser ke depan. Dengan ini, otot-otot terutama otot punggung akan memiliki tekanan ekstra, dimana ini meningkatkan risiko Anda terkena nyeri otot.

Kurang kalsium dan vitamin D
Kalsium dan vitamin D penting untuk pertumbuhan tulang yang kuat. Ini berarti Anda juga turut mencegah kejadian nyeri otot.

Jika asupan kalsium dan vitamin D tidak cukup didapatkan dari pola makan harian, Anda dapat mengonsumsi suplemen.

Mengubah kebiasaan memang bukan perkara mudah. Tapi dengan niat, usaha dan komitmen yang kuat, Anda tentu dapat melakukannya. Ingatlah bahwa segala perubahan baik yang dilakukan akan mencegah diri Anda dari nyeri otot atau penyakit berbahaya lainnya. Jika anda mengalami nyeri otot berkepenjangan kami mempunyai solusi mengatasi nyeri otot secara herbal, yaitu dengan RICALINU HERBAL. Kenapa harus Ricalinu Herbal? karena obat herbal ini sudah terbukti ampuh dan aman di konsumsi jangka panjang.

Perbedaan Pegal Linu Dan Radang Sendi

Banyak yang beranggapan bahwa pegal linu dan radang sendi merupakan dua kondisi yang sama. Tak jarang kedua istilah tersebut kerap dipertukarkan. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang mendasar. Pegal linu merupakan sebuah gejala atau keluhan subjektif berupa sensasi nyeri atau kaku pada sendi. Pada pemeriksaan, biasanya tidak didapatkan kelainan sendi yang jelas atau tampak normal. Mari kita cari tahu Perbedaan Pegal Linu Dan Radang Sendi.

Perbedaan Pegal Linu Dan Radang Sendi

Perbedaan Pegal Linu Dan Radang Sendi

Gangguan bisa terjadi pada sendi itu sendiri atau jaringan penyokong di sekitarnya seperti ligamen, tendon, tulang, dan otot. Pegal linu kerap terjadi pada gerakan olahraga yang salah atau berlebihan sehingga sendi menegang, terkilir, atau mengalami dislokasi.

Berbeda dengan pegal linu, selain keluhan nyeri, pada radang sendi tampak jelas tanda-tanda gangguan yang terjadi. Seseorang dianggap mengalami radang sendi apabila terdapat pembengkakan di lokasi sendi yang disertai gejala tertentu.

Gerak sendi yang terbatas, nyeri saat bergerak, dan kulit di atas sendi terasa lebih hangat atau berwarna kemerahan merupakan beberapa tanda yang sering muncul. Ciri lain yang bisa Anda amati adalah adanya perubahan bentuk sendi, kelainan tulang yang membuat sendi sulit digerakkan, dan nyeri yang sangat hebat.

Radang sendi biasanya disebabkan oleh berbagai kondisi yang secara langsung menyebabkan kelainan sendi seperti komplikasi akibat cedera sendi, obesitas, osteoartritis, hingga autoimun. Sedangkan pegal linu mempunyai penyebab yang lebih luas dan beragam, yang kadang tidak berhubungan langsung dengan sendi.

Nyeri yang timbul pada pegal linu juga bisa terjadi akibat peradangan pada tendon, yaitu jaringan penghubung tulang dan otot. Kondisi lain yang bisa memunculkan keluhan pegal linu ialah infeksi virus, kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme), kanker tulang, dan gangguan psikologis.

Anda tidak selalu akan mengalami radang sendi bila terdapat keluhan pegal linu. Namun hal ini tidak berlaku sebaliknya. jika Anda mengalami radang sendi, pasti ada keluhan pegal linu.

Meski radang sendi menunjukkan kelainan yang lebih berat, pegal linu yang sering berulang dan berkepanjangan dapat menandakan hal-hal yang juga serius seperti kanker tulang, gangguan hormon, dan penyakit sistemik lainnya. Karena itu, jangan sampai Anda mengabaikannya, segera konsumsi RICALINU HERBAL jika anda mengalami hal tersebut. Ricalinu sangat ampuh mengobati pegal linu atau pun radang sendi.

Penyebab Nyeri Punggung

Hampir semua orang pernah merasakan nyeri punggung. Bila berlangsung terus-menerus, keluhan yang satu ini tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Bahkan Anda bisa kesulitan tidur gara-gara nyeri punggung. Kondisi ini dapat terjadi karena banyak faktor. Mulai dari posisi tubuh, usia, minim olahraga, trauma, hingga akibat penyakit tertentu. Apa saja penyebab nyeri punggung, kami akan coba jelaskan 4 penyebab nyeri punggung.

Penyebab Nyeri Punggung

Penyebab Nyeri Punggung

1. Berawal dari posisi

Penyebab paling sering dari nyeri punggung yaitu salah posisi. Entah itu posisi ketika duduk, berdiri, atau mengangkat barang (terutama barang yang berat). Untuk menghindari nyeri punggung akibat salah posisi, Anda perlu duduk dan berdiri dengan tegak. Usahakan untuk selalu menahan berat badan pada kedua kaki.

Bila harus mengangkat barang yang berat, Anda perlu memastikan posisi punggung tidak melengkung. Pastikan punggung lurus dan tekuk kedua lutut saat akan mengangkat barang berat.

2. Usia

Usia memang tidak dapat dibohongi. Semakin tua, Anda semakin berisiko mengalami nyeri punggung. Orang yang kurang atau tidak pernah olahraga juga rentan mengalami nyeri punggung.

Umumnya, otot yang tidak terlatih akan menjadi lemah dan tidak dapat menyangga tubuh dengan optimal, apalagi jika memiliki berat badan berlebih. Berolahraga dan menurunkan berat badan akan membantu Anda terhindar dari nyeri punggung.

3. Trauma

Trauma atau benturan pada area punggung dapat menyebabkan nyeri punggung.

4. Penyakit

Meski lebih jarang terjadi, ada beberapa jenis penyakit yang dapat menyebabkan nyeri punggung. Kebanyakan penyakit yang dapat menyebabkan nyeri punggung umumnya dialami oleh orang tua. Namun demikian, bukan berarti orang muda tidak dapat mengalaminya.

Selain itu, nyeri punggung juga dapat terjadi akibat penyakit autoimun yang menyerang tulang belakang (misalnya ankylosing spondylitis), dan tumor yang menyerang bagian punggung (seperti tumor di tulang belakang, ginjal, dan lainnya).

Biasanya, sebagian besar nyeri punggung bersifat ringan dan tidak disebabkan oleh penyakit serius. Kebanyakan akan sembuh tanpa obat ataupun obat bebas dalam waktu kurang dari dua minggu.

Namun apabila gejala nyeri punggung tidak membaik setelah dua minggu, atau malah bertambah berat, Kami sarankan mengkonsumsi obat herbal RICALINU, karena obat herbal ini sangat efektif menyembuhkan nyeri punggung.

6 Langkah Berdamai Dengan Rematik

Tidak selalu benar bahwa penyakit rematik tidak dapat disembuhkan. Pada beberapa penyakit rematik, misalnya nyeri sendi yang disebabkan oleh gejala infeksi virus, nyeri akan menghilang dengan sendirinya setelah imunitas tubuh melawan virus tersebut. Meski demikian, ada jenis rematik yang memerlukan terapi jangka panjang dan harus dikendalikan dengan obat. Dengan 6 langkah Berdamai Dengan Rematik, pasien bisa mengatasi atau mengurangi rasa nyeri, mencegah kecacatan, dan melakukan aktivitas seperti orang sehat pada umumnya:

1. Miliki berat badan yang ideal

Setiap kelebihan berat badan akan memberikan beban tambahan pada sendi sekaligus meningkatkan risiko kerusakan.

2. Posisi atau gerakan tubuh

Hindari posisi tidur dengan leher tertunduk atau dengan bantal yang tebal.
Hindari duduk di kursi yang kurang ergonomis (baik dan nyaman untuk duduk), menyilangkan kaki, atau berjongkok. Untuk wanita, sebaiknya hindari penggunaan sepatu hak tinggi

3. Fisioterapi

Sesi fisioterapi sangat bermanfaat dalam mengembalikan kemampuan bergerak yang terganggu karena rematik. Konsultasikan dengan fisioterapis untuk mengetahui terapi apa yang paling tepat untuk Anda.

4. Penggunaan suplemen atau obat

Gunakan suplemen atau obat yang sesuai rekomendasi dokter dan memeriksakan diri secara teratur untuk mengetahui perkembangan kondisi penyakit.

5. Pola makan yang seimbang

Hindari makanan atau minuman yang tinggi purin seperti jeroan, seafood, daging merah, atau minuman beralkohol untuk mencegah naiknya kadar asam urat. Konsumsi sayur dan buah dalam jumlah yang cukup.

6. Olahraga

Olahraga teratur 3 kali dalam seminggu akan membantu meningkatkan fleksibilitas sendi dan kekuatan otot serta tulang. Pilih olahraga yang tidak membebani sendiri, seperti berenang, berjalan, atau senam tai chi. Sebelum olahraga selalu lakukan pemanasan.

6 Langkah Berdamai Dengan Rematik

Selain 6 Langkah Berdamai Dengan Rematik  di atas, anda bisa juga mencegah atau mengobati penyakit rematik secara herbal. Obat herbal yang kami rekomendasikan yaitu RICALINU HERBAL, kenapa harus Ricalinu Herbal? karena obat herbal ini sangat ampuh mengatasi penyakit rematik dan juga aman di konsumsi karena terbuat dari bahan herbal pilihan.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi terjadinya peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Penyakit degeneratif ini menyerang persendian. Tingginya penyakit asam urat di berbagai negara semakin meningkat, terutama pada pria berusia 40-50 tahun. Penyebab asam urat tinggi bisa karena beberapa hal, yang akan dibahas lebih lanjut di bawah ini.

Pada dasarnya, kadar asam urat yang berlebihan akan membentuk kristal monosodium urat yang akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan gangguan peradangan pada area persendian. Semua sendi di tubuh bisa terdampak asam urat, tapi biasanya yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, jari kaki, lutut, dan pergelangan kaki.

Penyebab Asam Urat Tinggi

Penyebab Asam Urat Tinggi

Jika asam urat tinggi, dampak yang ditimbulkannya tentu bisa mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, mari ketahui berbagai faktor penyebab naiknya kadar asam urat di dalam darah sehingga Anda bisa melakukan upaya pencegahan.

Makanan dan minuman
Mengonsumsi makanan yang memiliki kadar purin tinggi seperti jeroan (ginjal, hati, ampela), makanan laut (kepiting, kerang, ikan teri) dan daging merah. Selain jenis makanan tersebut, minuman manis dan alkohol juga dapat menyebabkan peningkatan asam urat.

Obat-obatan
Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan peningkatan asam urat, misalnya obat diuretik atau aspirin.

Kelebihan berat badan
Berat badan yang berlebihan membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat, sehingga kadarnya dapat melonjak di dalam tubuh. Kondisi ini akan membuat ginjal kesulitan untuk membuang asam urat dari tubuh.

Riwayat keluarga
Jika ada salah satu atau beberapa anggota keluarga memiliki masalah asam urat, maka risiko Anda mengalami masalah yang sama pun dapat meningkat.

Bagi anda penderita penyakit asam urat, sekarang anda tak perlu khawatir lagi karena kami akan memberikan solusi terbaik untuk mengatasi asam urat tinggi secara herbal yaitu dengan RICALINU HERBAL. Kenapa harus Ricalinu Herbal ? karena obat herbal ini sudah terbukti ampuh mencegah maupun mengobati penyakit asam urat.